July 18, 2024

Ekonomi Kita

Find Your Financial

Penerimaan Pajak Digital, Pinjaman Online, dan Kripto Capai Rp2,499 Triliun per Mei 2024

1 min read

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan bahwa penerimaan dari sektor pajak digital, pinjaman online, dan mata uang kripto mencapai jumlah yang signifikan pada Mei 2024, yakni sebesar Rp2,499 triliun. Angka ini mencerminkan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan pajak dari sektor-sektor ekonomi yang berkembang pesat di era digital ini.

Pajak dari perusahaan teknologi besar seperti platform perdagangan digital dan aplikasi pinjaman online telah menjadi sumber penerimaan yang penting bagi pemerintah. Sri Mulyani menyatakan bahwa regulasi dan pengawasan terhadap sektor-sektor ini terus diperketat untuk memastikan kepatuhan perusahaan-perusahaan tersebut terhadap kewajiban pajak mereka.

Selain itu, penerimaan dari transaksi mata uang kripto juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Mata uang digital menjadi fokus perhatian dalam rangka menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin digitalisasi.

Upaya pemerintah untuk mengumpulkan pajak dari sektor-sektor baru ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan pendapatan negara dan memperkuat basis pajak. Langkah-langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan keadilan dalam sistem perpajakan nasional.

Meskipun demikian, tantangan tetap ada dalam mengelola sektor pajak yang dinamis dan cepat berubah seperti digital, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi baru dan transaksi yang semakin kompleks. Sri Mulyani menegaskan komitmen pemerintah untuk terus beradaptasi dengan perubahan ini demi memastikan bahwa semua pihak, termasuk perusahaan teknologi dan pelaku pasar kripto, beroperasi secara bertanggung jawab dan memberikan kontribusi yang adil terhadap perekonomian Indonesia.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.