July 18, 2024

Ekonomi Kita

Find Your Financial

Resesi dan Inflasi Meroket, Warga Argentina Kurangi Konsumsi Daging Sapi

1 min read

Akibat resesi yang berkepanjangan dan inflasi yang terus meningkat, warga Argentina terpaksa mengurangi konsumsi daging sapi, salah satu makanan pokok mereka. Situasi ekonomi yang sulit telah menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok, termasuk daging sapi, melonjak tajam, membuat banyak keluarga tidak mampu lagi membeli daging yang dulu menjadi bagian penting dari menu harian mereka.

Menurut laporan terbaru, konsumsi daging sapi per kapita di Argentina telah menurun secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Inflasi yang mencapai angka dua digit, ditambah dengan penurunan daya beli masyarakat, memaksa banyak orang beralih ke sumber protein lain yang lebih terjangkau, seperti ayam dan ikan. Selain itu, beberapa orang memilih untuk mengurangi konsumsi daging secara keseluruhan dan beralih ke pola makan yang lebih berbasis nabati.

Para ahli ekonomi dan analis pasar mengaitkan penurunan konsumsi daging sapi ini dengan kebijakan ekonomi yang tidak stabil dan tingginya biaya hidup. Harga daging sapi yang melambung tinggi menjadi cerminan dari tantangan ekonomi yang dihadapi negara tersebut, termasuk depresiasi nilai tukar mata uang peso dan ketidakpastian pasar global.

Sementara itu, produsen dan peternak daging sapi juga merasakan dampak dari penurunan permintaan ini. Mereka menghadapi kesulitan dalam menjual produk mereka di pasar domestik dan harus mencari pasar ekspor baru untuk menjaga kelangsungan bisnis.

Meski demikian, pemerintah Argentina berupaya untuk menstabilkan ekonomi dan mengendalikan inflasi melalui berbagai kebijakan. Upaya ini diharapkan dapat membantu menurunkan harga kebutuhan pokok dan mengembalikan daya beli masyarakat. Hingga situasi membaik, warga Argentina harus terus beradaptasi dengan kondisi ekonomi yang menantang.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.